Menilik Sisa-Sisa Situs Majapahit di Desa Klinterejo, Sooko

Diposting oleh: Penunggu Mojokerto.Info Kategori: Mojopahitan No Comments

Batu Berharga Itu Beralih Fungsi Jadi Penyeberangan

Pengetahuan warga tentang benda cagar budaya peninggalan Kerajaan Majapahit memang cukup minim. Dari mengenal benda dan cara memperlakukan. Manfaat dan cara melestarikan hingga, cara melindungi dan mengamankan. Tidak heran jika di Dusun/Desa Klinterejo, berbagai bentuk dan model situs banyak yang terbengkalai dan tak terawat.

Lihat saja dua batu dengan posisi berdampingan berada di sebuah aliran sungai kecil itu. Ukuranya memiliki lebar 73 sentimeter, tinggi 73 sentimeter dan ketebalan tidak lebih dari 33 sentimeter.

Meski memiliki nilai sejarah dan bernilai tinggi, namun benda keras tak bergerak itu seperti tak berharga. Bahkan letak batu di sungai kecil yang memisahkan antara Desa Panggih, Kecamatan Trowulan dengan Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, sekarang beralih fungsi menjadi tempat pijakan menyeberangan warga sekitar.

Read the rest of this entry »

Pembangunan Pusat Informasi Majapahit Jalan Terus

Diposting oleh: Penunggu Mojokerto.Info Kategori: Mojopahitan No Comments

Kuta, Bali – Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik memastikan proses pembangunan Pusat Informasi Majapahit di kawasan situs Majapahit – Trowulan – Jawa Timur tetap berjalan.Jero Wacik menyatakan sedang mempertimbangkan untuk memindahkan lokasi pembangunan Pusat Informasi Majapahit dari kawasan situs.Pemindahan dilakukan setelah adanya protes dari para arkeolog yang menilai pembangunan pusat informasi tersebut merusak bangunan situs. Jero Wacik mengakui rusaknya beberapa bagian situs, karena kawasan situs sangat luas, sehingga penggalian ditempat tersebut akan dilakukan secara hati-hati.

Read the rest of this entry »

Situs Majapahit Dirusak Pemerintah

Diposting oleh: yusach Kategori: Berita , Mojopahitan No Comments

Mojokerto, Kompas – Situs Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sengaja dirusak pemerintah. Di bekas ibu kota Kerajaan Majapahit peninggalan abad ke-13 hingga ke-15 tersebut sedang dibangun Trowulan Information Center atau Pusat Informasi Majapahit seluas 2.190 meter persegi.Peletakan batu pertama dilakukan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, 3 November lalu. Meski dalam perjalanannya ditemukan sejumlah peninggalan bersejarah, seperti dinding sumur kuno, gerabah, dan pelataran rumah kuno, hal itu tak dihiraukan. Tanah terus digali dan benda bersejarah itu dijebol untuk pembangunan sekitar 50 tiang pancang beton Pusat Informasi Majapahit (PIM).

Berdasarkan pantauan pada Minggu (4/1), di beberapa titik, fondasi dari campuran batu kali dan semen telah berdiri di parit-parit galian di situs bersejarah itu. Fondasi tiang beton juga sudah berdiri di beberapa titik. Di sekitarnya, batu bata kuno berukuran besar dan berwarna kehitaman peninggalan zaman Majapahit dibiarkan berserakan.

Read the rest of this entry »

Warung Ketan, Angsle dan Ronde legendaris Kota Mojokerto

Diposting oleh: Penunggu Mojokerto.Info Kategori: Kuliner [2] Comments

ketanronde.jpgSebetulnya saya sudah tahu keberadaan warung ini sejak lama, tapi baru hari ini baru bisa tanya-tanya dan potret-potret disana. Dari remaja sampai sekarang, keberadaan warung Ketan, Angsle dan Ronde ini masih tetap dan tidak ada perubahan. Lokasinya tetap di utaranya Kuil/Klenteng kota Mojokerto, atau searah dengan Jl. Joko Sambang menghadap ke selatan. Tata letak penyajian tetap pada meja besar yang berisi aneka hidangan makanan basah seperti pisang goreng, tahu goreng, ote-ote, jajan ketan, didih, dan petis. Pengunjung akan duduk memanjang di sekitar meja, sehingga saling berdekatan dan terkesan akrab sekali. Penjualnya siap meladeni permintaan pelanggan maupun obrolan dari pengunjungnya.

Jika Anda disana, bisa mencicipi aneka minuman hangat seperti kopi, teh, es teh, kopi jahe, kopi susu, sedangkan menu andalannya adalah ketan legit bertaburkan kedelai, ada juga Angsle, yaitu hidangan berkuah yang terdiri dari ketan, roti, kacang hijau, nangka yg disajikan hangat. Warung ini cukup sederhana dan kelihatan bernuansa penuh keakraban.

Read the rest of this entry »

RENCANA PAMERAN BERSAMA KELOMPOK HBM MOJOKERTO

Diposting oleh: yusach Kategori: Berita No Comments

GELOMBANG PASANG DERAP LANGKAH
HIMPUNAN BUDAYAWAN MOJOKERTO

Selamat berjuang terus Pameran bersama untuk HBM Kabupaten dan Kota Mojokerto.
Salam Budaya ‘tuk Rekan semuanya,

Bukannya sebuah ungkapan ingin mendapat pengakuan semata akan tetapi sebuah kumpulan hasrat bersama sebagai misi dan fisi HBM Kabupaten dan Kota Mojokerto yang dituangkan dalam bentuk Nostalgik menggelar Karya Lukisan Bersama.

Difinisi produktiv disiplin karya, sekalipun kebanyakan teman-teman mengkondisikan karyanya hanya beberapa gelintir lembar kanfvas yang mungkin masih tertatih-tatih mewujudkan dengan skala kwantitas hal itu adalah merupakan eksplorasi mencari bobot yang lebih mapan .

Akan tetapi perlulah disadari Disiplin karya yang komunikatif adalah karya yang menyentuh , bukan sekedar tuntutan pasar yang sesederhana menarik banyak orang dan pengunjung dan yang terjual laku sebagai takarannya.

Sebuah Pameran karya Yang lebih penting membangun gelombang Apresias semakin semarak kecintaan terhadap karya yang punya stamina kwalitas.

Mudah-mudahan perkembangan Seni Lukis di Kabupaten dan Kota Mojokerto tidak salah menggelinding pada jalur yang menyimpang dari pemahaman karya yang benuansa Akademika yang sebenar-benarnya. Memang kita tidak bisa memungkiri lakunya karya adalah kebanggaan seorang pelukis serta menjadi tuntutan untuk hidup dan berkembang terus karyanya.

Tetapi perlu disadari semakin karya berkwalitas semakin tak ternilai harga dan memenuhi pasar yang sesungguhnya, tugas Komunitas Seniman harus di perketat mengajak Masyarakat memahami Apresiasi terhadap karya yang bermutu, tidak sekedar memenuhi Kwantitas semata.
Seniman Lukis tidak bisa memaksakan kehendak yang pada hakekatnya petualangan Pameran baik banyak pengunjung ataupun tidak, disukai ataupu tidak disukai , laku terjual ataupun tidak, yang jelas tugas berkesenian haruslah selalu berupaya memperbaiki kwlitas karya.
Marilah kawan, kita galang gairah bersama kembali ‘tuk memacu buah karya kita.
Salam selamat berkumpul kembali bersama,
Yusach NH
Pematung dan Pelukis Mojokerto.
yusach07_art@yahoo.co.id

Artistiknya Miniatur Kapal Tradisional

Diposting oleh: Penunggu Mojokerto.Info Kategori: Seni 1 Comment

Awal tahun 2009 menjadi pertanda baik bagi perajin miniatur kapal. Salah satunya dirasakan Jemy, perajin miniatur kapal tradisional yang tinggal di Lingkungan Kedungkwali Gang VIII Kelurahan Miji, Kecamatan Prajuritkulon, Mojokerto.

Pasalnya omzet kerajinan berbahan dasar kayu itu mengalami peningkatan hingga 10 persen, dibanding hari biasa. ”Lumayan dibanding hari biasa tahun baru kali ini order saya meningkat 10 persen,” ujar Jemy di sela-sela menyelesaikan pekerjaannya. Peningkatan omzet yang didapatnya, otomatis mendongkrak pendapatan Jemy yang sudah menjalani usahanya sejak tahun 1996 lalu.

Menurutnya, meningkatnya omzet tersebut disebabkan volume permintaan dari beberapa daerah yang memiliki kawasan wisata lebih banyak dari sebelumnya. Semisal, Palembang dan Batam. Bahkan tidak jarang pesanan datang dari Belanda dan Korea. ”Biasanya untuk oleh-oleh wisatawan yang berlibur. Kalau biasanya hanya 100 buah kini bisa mencapai 125 buah kapal,” urainya.

Read the rest of this entry »

Situs Majapahit yang Pahit

Diposting oleh: Penunggu Mojokerto.Info Kategori: Mojopahitan [2] Comments

Menggugat Kebisuan Intelektual Ilmu Sosial. Oleh Saratri Wilonoyudho

Dugaan perusakan situs Majapahit di Trowulan, Mojokerto, menjadi perhatian utama dalam dua hari terakhir ini. Sebagai orang yang jauh dari lokasi, saya juga tidak tahu pasti soal kebenaran tuduhan itu.

Yang ingin ditegaskan dalam artikel ini adalah pertanyaan singkat mengapa intelektual -terutama dari jurusan sejarah dan arkeologi- dari beberapa universitas yang selama ini begitu garang berdemo untuk urusan politik justru diam jika masalah yang terjadi berkaitan dengan nilai-nilai ilmu pengetahuan yang menjadi fokus kajiannya saat ini? Padahal, situasi perusakan situs Majapahit diberitakan ”mengerikan” .

Kita sering tercenung, mengapa ketika, misalnya, ada isu lemak babi dalam makanan tertentu, demo yang terjadi begitu heroik. Sebaliknya, jika ada kasus pembalakan hutan atau perusakan lingkungan, mereka diam saja.

Read the rest of this entry »

Mungkinkah Mojokerto Terkena Bencana Luapan Lumpur Seperti Lapindo ?

Diposting oleh: Andriyanto Kategori: Berita No Comments

Sebagai warga Mojokerto, tentunya kita perlu waspada terhadap bencana yang diakibatkan oleh alam yang mungkin menimpa tempat tinggal kita. Kerusakan dan kerugian serta kehilangan yang ditimbulkan oleh bencana alam sungguh tidak terbayangkan.

Beberapa jenis bencana alam yang pernah terjadi dan mungkin akan terjadi di Mojokerto adalah : banjir, tanah longsor, angin puting beliung, gempa, dan kebakaran karena petir.

Apakah ada bencana alam lain yang tidak mungkin terjadi di Mojokerto ? Ada, yakni Tsunami, Lahar, “Wedus Gembel”. Jenis bencana tersebut dapat dikatakan tidak mungkin terjadi  karena keterdapatan sumber bencana tersebut tidak ada di Mojokerto. Iya dong, kan tempat tinggal kita relatif jauh dari laut, sehingga tsunami terlalu jauh untuk sampai ke Mojokerto. Juga tempat tinggal kita relatif jauh dari gunung berapi aktif, sehingga bencana yang ditimbulkannyapun tidak sampai  ke Mojokerto.

Read the rest of this entry »

Onde-Onde Home Industry, Mencoba Bertahan dari Persaingan Produksi Pabrik

Diposting oleh: Penunggu Mojokerto.Info Kategori: Kuliner , Wisata [2] Comments

Peran Pemerintah Minim, Konsumen Kerap Terjebak Merek Tertentu

Peluang usaha onde-onde di Mojokerto masih cukup menjanjikan. Terbukti, sejumlah pengusaha masih mampu bertahan. Seperti yang kini dijalani Nur Wachid, warga Perumahan Suromulang Barat, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Mojokerto ini.

Menjamurnya makanan kecil atau snack tak membuat produsen onde-onde kegerahan. Seperti roti dengan berbagai macam rasa. Dari rasa nanas, strawbery, pandan, coklat hingga roti dan onde-onde juga hadir dalam berbagai bentuk dan aroma. Setidaknya itulah yang dialami Nur Wachid pengerajin penganan onde-onde yang belakangan disebut makanan oleh-oleh khas daerah peninggalan Majapahit ini. Bahkan kesibukan pria berusia 33 tahun ini kian bertambah.

Read the rest of this entry »

Warung Rujak Cingure Asmuni

Diposting oleh: Penunggu Mojokerto.Info Kategori: Kuliner No Comments

Jika Anda melintas di Jalan raya Trowulan, merupakan jalan provinsi yang menghubungkan jalur selatan ke arah madiun – surabaya, disana akan menemui Warung Rujak Cingure Asmuni. Lokasinya berada di depan POM Bensin Trowulan, atau kalau dari arah Surabaya berada di kiri jalan setelah situs Candi Wringin Lawang. Kawasan Trowulan terkenal dengan wisata budaya, dimana situs-situs peninggalan kerajaan Mojopahit bertebaran disana. Popularitas itu seakan dilengkapi dengan kehadiran sebuah restoran besar yang lebih suka disebut warung.

cingur.jpg mjk-mgtn2.jpg mjk-mgtn3.jpg

Warung Rujak Cingure Asmuni dimiliki oleh Almarhum Asmuni. Seorang pelawak hebat Indonesia. Toto Asmuni (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 17 Juni 1932 – wafat di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, 21 Juli 2007 dalam umur 75 tahun) adalah salah satu pelawak senior Indonesia yang berasal dari grup lawak Srimulat. Ia terkenal dengan “aksesoris” kumis kecil ala Charlie Chaplin dan blangkon-nya.

Read the rest of this entry »

Page 4 of 14« First...23456...10...Last »
Sorry, no posts matched your criteria.